Rekomendasi Wisata Maluku Utara Terbaru 2024

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Museum Perang Dunia II (Foto: pulaumorotaikab.go.id)

Arenarakyat.com – Ulasan Informasi kami pada kali ini adalah tentang rekomendasi wisata Maluku Utara 2024, salah satu destinasi Indonesia Timur yang menyimpan banyak tempat. Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Masjid Sultan Ternate

Masjid Sultan Ternate menampilkan arsitektur berbentuk segi empat dengan atap bergaya tumpang limas, yang tiap-tiap bagian tumpangnya dihiasi dengan terali-terali berukir. Selain itu, terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh semua orang yang hendak memasuki masjid ini.

Misalnya, wajib memakai kopiah saat memasuki masjid, perempuan tidak diperbolehkan untuk beribadah di dalamnya untuk menghindari kemungkinan datang bulan saat beribadah, serta larangan menggunakan sarung dan disarankan memakai celana panjang.

Masjid Sultan Ternate tidak hanya memiliki nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan masyarakat Ternate sejak zaman lampau. Tempat ini berlokasi di Soa Sio, Ternate Utara, Maluku Utara, dan buka setiap hari selama 24 jam.

2. Kedaton Kesultanan Ternate

Kedaton Kesultanan Ternate didirikan oleh Sultan Muhammad Ali pada tanggal 24 November 1813. Bangunan museum ini memiliki bentuk segi delapan yang menggambarkan seekor singa sedang duduk dengan dua kaki depan menopang kepalanya. Tempat ini memiliki mahkota yang unik dan tidak dimiliki oleh kerajaan lain di Indonesia.

Baca Juga >>>  Pasar Murah Serentak Hadir di 31 Kecamatan Surabaya

Hal ini karena mahkotanya memiliki rambut yang dapat tumbuh, sehingga upacara ritual istampa atau pemotongan rambut mahkota dilakukan setiap hari raya Idul Adha. Koleksi di museum ini meliputi benda-benda geologi, arkeologi, etnografi, sejarah, numismatik, dan banyak lagi.

Kedaton Kesultanan Ternate terletak di Salero, Kecamatan Kota Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, dan buka dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIT, kecuali pada hari Senin yang tutup.

3. Museum Perang Dunia 2

Tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke luar negeri, di Maluku Utara terdapat tempat wisata yang memiliki peninggalan sejarah dunia, yakni Museum Perang Dunia II. Terletak dekat dengan Bandara Pitu, museum ini menampilkan sebagian perlengkapan perang yang digunakan oleh pasukan Sekutu dan Jepang pada periode 1944—1945.

Di antara koleksinya, terdapat pakaian asli milik McArthur, seorang Jenderal bintang lima dari Amerika Serikat. Di luar museum, terdapat tank Perang Dunia II yang masih tegak berdiri. Karena lokasinya berdekatan dengan pantai, disarankan untuk mengunjunginya pada pagi atau sore hari agar lebih nyaman karena cuacanya lebih sejuk.

Museum Perang Dunia II berlokasi di Juanga, Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dan buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIT.

4. Benteng Tolukko

Benteng Tolukko didirikan pada tahun 1540 oleh Fransisco Serraow, seorang panglima tentara dari bangsa Portugis. Tujuan pembangunan benteng ini adalah sebagai benteng pertahanan dan gudang penyimpanan rempah-rempah asli Ternate yang memiliki nilai jual tinggi pada saat itu.

Baca Juga >>>  10 Rekomendasi Wisata Afrika Selatan

Konstruksi Benteng Tolukko menggunakan campuran batu kali, batu karang, dan pecahan batu. Benteng ini terdiri dari tiga bastion, termasuk ruang bawah tanah, halaman dalam, dan lorong yang mengarah ke bangunan utama berbentuk segi empat. Benteng Tolukko terletak di Sangaji Utara, Kecamatan Kota Ternate Utara, Ternate, Maluku Utara, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIT.

5. Benteng Oranje

Benteng Oranje, yang dulunya dikenal sebagai Benteng Melayu, awalnya dimiliki oleh Sultan Ternate. Di dalam benteng ini terdapat bangunan rumah Gubernur Jenderal dan Gubernur VOC, serta barak dan gudang senjata. Saat ini, Benteng Oranje masih menyimpan 13 meriam yang masih bertahan, meskipun beberapa meriam lain telah hilang dari lokasi asalnya.

Di beberapa bagian benteng juga terdapat prasasti berbahasa Latin, satu prasasti berbahasa Belanda, dan lambang VOC. Benteng Oranje terletak di Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Ternate, Maluku Utara, dan buka pada hari Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat dari pukul 07.45 hingga 16.30 WIT, sementara pada hari Selasa, Sabtu, dan Minggu tutup.

Baca Juga >>>  Rekomendasi Wisata Tangerang 2024 Beserta Harga Tiket

6. Benteng Kastela

Benteng Kastela memiliki bentuk bangunan yang tidak lazim bagi sebuah benteng. Terletak di pesisir barat daya Ternate, Benteng Kastela adalah reruntuhan benteng yang terkenal sebagai benteng kolonial pertama di Maluku.

Sebagai objek wisata, benteng ini menjadi saksi dari beberapa peristiwa penting yang melibatkan Kesultanan Ternate dengan bangsa Portugis. Dahulu, keagungan benteng ini terkenal, karena di dalamnya terdapat rumah pejabat, kantor dagang, gereja, dan menara. Benteng Kastela berlokasi di Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Ternate, Maluku Utara, dan buka setiap hari selama 24 jam.

7. Benteng Kalamata

Benteng Kalamata, yang dibangun oleh bangsa Portugis pada tahun 1540, terletak menghadap langsung ke Pulau Tidore dan Pulau Maitara. Awalnya, benteng ini difungsikan sebagai pusat perdagangan cengkih, sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat dominasi kekuatan Eropa di wilayah Maluku Utara.

Setelah ditinggalkan oleh penjajah pada tahun 1843, benteng ini mengalami keterlantaran dan menjadi kumuh. Pada tahun 1994, pemerintah memutuskan untuk memperbaiki bangunan bersejarah ini. Meskipun usianya sudah sangat tua, Benteng Kalamata masih merupakan destinasi yang layak dikunjungi.

Lokasinya berada di Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Ternate, Maluku Utara, dan buka dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIT.

Scroll to Top